A. Do’a Ma’tsurat Bagian 1
1. Dari Nu'man bin Basyir ra bahwa Nabi Shallallaahu 'alaihi wa Sallam bersabda: "Sesungguhnya doa adalah ibadah." (Riyadlus Shalihin hal. 1465)
2. Dari Aisyah ra, ia berkata: "Rasulullah saw itu suka doa-doa yang menghimpun - yakni yang mengandung segala macam kepentingan dan keperluan - dan beliau saw meninggalkan yang selain itu." (HR. Imam Abu Dawud dengan sanad yang shahih) (Riyadlus Shalihin: 1466)
3. Dari Anas ra, ia berkata: "Sebagian banyak dari doa Nabi saw ialah: Rabbana atina fiddun-ya hasanah, wa fil-akhirati hasanah, waqina 'adzabannar (Ya Tuhan kami, berikanlah kebaikan pada kita di dunia dan kebaikan di akhirat dan lindungilah kita dari siksa neraka.)" (Muttafaq 'alaih) Imam Muslim dalam riwayatnya menambahkan, ia berkata: adalah Anas apabila menginginkan sesuatu ia berdoa dengan doa itu. Dan apabila ia berdoa maka dalam doanya itu dimasukkanlah doa di atas itu. (Riyadlus Shalihin: 1467)
4. Dari Abu Hurairah ra: “Ya Allah, ampunilah orang yang melaksanakan haji dan orang yang memintakan ampun bagi orang yang berhaji.” (HR Al-Baihaqi. Hadist Shohih)
5. Dari Walid Abi Al-Malih ra: “Ya Allah Tuhan Jibril dan Mikail dan Isrofil dan Tuhan Muhammad, kami mohon perlindungan kepada-Mu dari api neraka.” (HR Thabrani dan Hakim. Hadis shohih)
6. Dari Anas ra: “Ya Allah sesungguhnya aku mohon perlindungan kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dan amal yang tidak diterima, dan do’a yang tidak didengar.” (HR Ahmad dan Ibnu Hibban dan Hakim. Hadist Shohih)
7. Dari Abi Sa’id ra: “Ya Allah, hidupkanlah aku dalam keadaan miskin, matikanlah aku dalam keadaan miskin, dan kumpulkanlah aku bersama golongan orang-orang miskin dan sesungguhnya yang paling menderita diantara orang yang menderita yaitu orang yang di dalam dirinya terkumpul kefaqiran dunia dan akhirat". (HR. Hakim. Hadist Shohih)
8. Dari Jabir bin Samurah ra: “Ya Allah sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan semuanya dari apa yang telah aku ketahui dan apa yang belum aku ketahui, dan aku mohon perlindungan kepada-Mu dari keburukan apa-apa yang telah aku ketahui dan apa yang belum aku ketahui.” (HR at-Thayalisi dan Thabrani. Hadist Hasan)
9. Dari Basroh bin Arthoh ra: “Ya Allah jadikanlah akhir urusan kami dengan kebaikan dan selamatkan kami dari siksaan dunia dan azab akhirat. (HR. Ahmad, Ibnu Hibban, dan Hakim. Hadist Hasan)
10. Dari Aisyah ra: “Ya Allah, siapa yang mengurus satu urusan ummatku lalu dia mempersulit urusan mereka, maka persulitlah dia. Dan siapa yang mengurus satu urusan ummatku lalu dia berusaha menolong mereka, maka tolong pulalah dia. (HR Muslim. Hadist Shohih)