Kamis, 28 Januari 2016

4. Hadits-hadits Dzikr Bagian 3 (selesai)

17- Dari Abi Sa’id Al-Khudzri ra: Rasulullah SAW bersabda: barang siapa yang mengucapkan”rodhitu billahi robba, wa bil Islami diina, wa bimuhammadin Shallallahu Aalaihi Wasalama Rasulawwa nabiyya” (aku ridho Allah Tuhanku, Islam agamaku, dan Nabi Muhammad SAW rasul dan nabiku) pasti ia akan masuk surga. (HR Abu Dawud)

18- Dari Abdullah bin Busr dia berkata: Sesungguhnya seorang laki-laki berkata: “Wahai Rasulullah! sesungguhnya syari’at Islam telah banyak aku terima, oleh karena itu, beritahukanlah aku sesuatu hal buat peganganku”. Beliau bersabda: “Tidak henti-hentinya lidahmu basah karena dzikir kepada Allah (lidahmu selalu mengucapkannya) ”. imam Turmudzi berkata; Hadist ini hasan. Aku berkata: kata Atasybatsu dengan huruf ta’ yang dititik atasnya, kemudian huruf syin yang dititik, kemudian huruf ba dengan satu titik yang difathah, kemudian tsa dengan titik tiga. Dan maknanya adalah bergantung dan menjaga. (HR Tirmidzi: 3372)

19- Dari Abu Sa’id al-Khudriyyi bahwa Rasulullah Saw ditanya tentang siapa hamba yang paling afdhol di sisi Allah di hari kiamat kelak. Beliau bersabda: “Orang laki-laki maupun perempuan yang dzikir kepada Allah sebanyak-banyaknya” Aku bertanya: “Ya Rasulullah bagaimana dengan orang ikut dalam Perang Sabil?” Beliau menjawab: “Memukul kafir dan musyrik dengan pedang sampai babak belur memerah penuh darah, sesungguhnya adalah orang yang dzikir kepada Allah pada derajat yang lebih utama”(HR Turmudzi)

20- Dari Abi Darda’ ra: Rasulullah saw: “Maukah kalian aku beritahukan amalan yang paling baik, paling suci di sisi Tuhan kalian, lebih dapat meninggikan derajat kalian, lebih baik daripada menginfakkan emas dan perak serta lebih baik daripada kalian bertemu musuh, lalu kalian pancung leher mereka?!” Para sahabat menjawab, “Ya.” Beliau menjawab, “dzikirullah.” Hakim Abu Abdilah berkata dalam kitabnya Almustadrok alas shohihaini: ini hadist shohih isnad. (HR Tirmudzi: 3374)

21- Dari Ibnu Mas’ud ra ia berkata, telah bersabda Rasulullah saw:” Aku pernah bertemu dengan Nabi Ibrahim as pada malam ketika aku diisra`kan, kemudian ia berkata, ‘Wahai Muhammad, sampaikan salam dariku kepada umatmu, dan beritahukan kepada mereka bahwa Surga debunya harum, airnya segar, dan surga tersebut adalah datar, tanamannya adalah kalimat: Subhaanallaahi wal hamdu lillaahi laa ilaaha illaahu wallaahu akbar(Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar).” (HR. Tirmidzi. Hadist Hasan.) 

22- Dari Ibnu Mas’ud ra bekata, telah bersabda Rasulullah saw: Barangsiapa yang mengucapkan: “Subhanallahil azhimi wa bi hamdihi, maka ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga’ (HR. Tirmidzi. Hadist Hasan)

23- Dari Abi Dzar ra berkata, aku bertanya: “Wahai Rasulullah saw, ucapan apakah yang disukai Allah ta’ala? Beliau menjawab: Yang dipilih Allah swt terhadap para malaikat-Nya dan hamba-Nya adalah ucapan:Subhanallahi wa bihamdihi’. (HR. Tirmidzi. Hadist Hasan)

24- Dari Ibnu Abbas ra pula, ia berkata: "Lafaz: Hasbunallah wa ni'mal wakil, (artinya: Cukuplah Allah itu sebagai penolong kita dan Dia adalah sebaik-baiknya yang diserahi), kalimat itu pernah diucapkan oleh Ibrahim as ketika beliau dilemparkan ke dalam api, Juga pernah diucapkan oleh Nabi Muhammad saw ketika orang-orang sama berkata: "Sesungguhnya orang-orang banyak telah bersatu padu untuk memerangi engkau, maka takutilah mereka itu," tetapi ucapan sedemikian itu tidaklah menakutkan orang-orang yang beriman melainkan menambah keimanan belaka dan mereka berkata: Hasbunallah wani'mal wakil. (Riwayat Bukhari, dalam Riyadus Shalihin: 55)