Kamis, 28 Januari 2016

3. Hadits-hadits Dzikr Bagian 2

9- Dari Jabir ra, katanya: "Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: "Seutama-utama zikir ialah lafaz La ilaha illallah." (HR. Imam Tirmidzi, Hadis hasan)

10- Dari Mu’adz ra: “Barangsiapa akhir ucapannya “Laailaaha illallahu” dia akan masuk surga. (HR. Abu Dawud dan Hakim. Sohih Isnad)

11- Dari Abi Sa’id Al-Khudzri ra: Rasulullah SAW bersabda: “Talkinlah orang yang mati diantara kalian dengan ucapan Laa ilaaha illallah. (HR Muslim: 918)

12- Dari Abu Musa al-Asy'ari ra dari Nabi saw,, sabdanya: "Perumpamaan orang yang berzikir kepada Tuhannya dan orang yang tidak berzikir kepada-Nya ialah seperti orang hidup dan orang mati." (HR. Bukhari)

13- Dari Sa'ad bin Abu Waqqash ra, katanya: "Ada seorang A'rab- penghuni pedalaman negeri Arab - datang kepada Rasulullah saw, lalu berkata: "Ajarkanlah kepada saya sesuatu ucapan yang baik saya ucapkan!" Beliau saw bersabda: "Katakanlah: La ilaha illallah wahdahu la syarikalah, Allahu Akbar kabira, walhamdu lillahi katsira, wa subhanaliahi rabbil 'alamin wa la haula wa la quwwata illa billahil 'azizil hakim." (Tiada Tuhan melainkan Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Allah adalah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-banyaknya, Maha Suci Allah yang menguasai seluruh alam dan tiada daya serta tiada kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah yang Maha Mulia lagi Bijaksana). Orang A'rab tadi lalu berkata: "Itu semua adalah untuk memuji Tuhanku. Lalu manakah yang untuk kepentinganku?" Beliau saw bersabda: "Katakanlah: Allahummaghfir li warhamni wahdini warzuqni" - Ya Allah, berilah pengampunan pada saya, berilah kerahmatan, juga petunjuk dan rezeki kepada saya. (HR. Muslim)

14- Dari Sa'ad bin Abu Waqqash ra, katanya: "Kita semua berada di sisi Rasulullah saw, lalu beliau bersabda: "Adakah seseorang di antara engkau semua itu tidak mampu mencari seribu kebaikan dalam setiap harinya?" Kemudian ada seorang dari golongan yang duduk-duduk di waktu itu bertanya pada beliau saw: "Bagaimanakah caranya mencari seribu kebaikan itu?" Beliau saw menjawab: "Hendaknya orang - yang ingin mendapat seribu kebaikan dalam sehari itu - tadi membaca tasbih seratus kali, maka untuknya dicatatlah sebanyak seribu kebaikan atau dihapuskanlah dari dirinya seribu kesalahan." (HR. Muslim) Al-Humaidi berkata: "Demikianlah yang disebutkan dalam kitab Muslim yakni dengan kata-kata: "Au yuhaththu" - artinya: atau dihapuskan. Al-Barqani berkata: "Hadis ini dtriwayatkan oleh Syu'bah dan juga Abu 'Awanah dan Yahya al-Qaththan dari Musa yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari arahnya itu. Mereka mengatakan: Wa yuhaththu - artinya: dan dihapuskan, tanpa kata: "Alfin - yakni seribu."

15- Dari Abu Zar ra bahwasanya Rasulullah saw bersabda: "Atas setiap ruas tulang dari seseorang di antara engkau semua itu pada setiap paginya harus ada masing-masing sedekahnya. Maka setiap sekali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap sekali bacaan tahmid adalah sedekah, setiap sekali bacaan tahlil adalah sedekah, setiap sekali bacaan takbir adalah sedekah, memerintahkan kepada kebaikan juga sedekah, mencegah dari kemungkaran juga sedekah dan keseluruhannya itu dapat dicukupi oleh dua rakaat yang dikerjakan oleh seseorang itu dari shalat Dhuha." (HR Muslim: 720)

16- Dari Abu Musa al-Asy'ari ra, katanya: "Rasulullah sa..w. bersabda kepadaku: "Tidakkah engkau suka kalau saya tunjukkan kepadamu pada sesuatu gudang simpanan dari beberapa gudang simpanan syurga?" Saya - Abu Musa - berkata: "Tentu saja, ya Rasulullah." Beliau saw lalu bersabda: "Yaitu ucapan: La haula wala quwwata ilia billah (Tiada daya dan tiada kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah)" (Muttafaq 'alaih)