Selasa, 26 Januari 2016

d. Keutamaan Majlis Dzikir, Do’a Dan Sholawat Bag. 4

16. Diriwayatkan dari Abi Musa Al-Asy’ari r.a: “Perumpamaan rumah yang di dalamnya ada dzikir kepada Allah swt dan rumah yang tidak ada dzikir di dalamnya, laksana perumpamaan orang yang hidup dan mati”. Bukhori Muslim.

17. Dari Abi Hurairah ra: “Perbanyaklah meminta doa yang baik dari orang-orang untukmu, karena seorang hamba tidak tahu dari lisan siapa dikabulkan doanya atau dikasihi. (HR. Khotib)

18. Diriwayatkan dari sahabat Ummu Salamah ra berkata: Rasulullah saw masuk pada rumah Abi Salmah, dan sungguh benar-benar terbuka mata Abi Salamah kemudian ia memejamkan matanya. Kemudian Nabi saw berkata: "Sungguh jika ruh itu dicabut maka mata akan mengikutinya", maka para ahli keluarga Abi salamah berteriak, Nabi saw berkata: “Janganlah kamu berdoa atas dirimu semua kecuali kebaikan sungguh para malaikat membaca Amin atas apa yang kamu ucapkan semua”, kemudian Nabi saw berdoa: “Ya Allah ampunilah bagi Ummi Salamah dan angkat derajatnya dan orang yang ditinggalkannya bersama orang-orang yang mendapat hidayah, ampunilah kami dan baginya ya Tuhan penguasa semua Alam, lapangkan dan terangkanlah kuburnya”. HR: Muslim.

19. Bahwa berdzikir kepada Allah swt bersama sekelompok orang setelah shalat subuh sampai terbitnya matahari lebih aku cintai dari dunia dan seisinya. Bahwa berdzikir kepada Allah bersama sekelompok orang setelah shalat asar sampai terbenamnya matahari lebih aku cintai dari dunia dan seisinya. (dari sahabat Anas)

20. Bahwa duduk bersama sekelompok orang untuk berdzikir kepada Allah swt setelah shalat subuh sampai terbitnya matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat budak keturunan Isma’il (bangsa arab). Bahwa duduk bersama sekelompok orang untuk berdzikir kepada Allah swt setelah shalat asar sampai terbenamnya matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat budak. (dari sahabat Anas).

Baca selanjutnya ...