50. Dari Ibn Abbas ra, sungguh Rasulullah saw pernah bersabda, “Ya Allah, hanya pada-Mu aku berserah diri, dan beriman, atas Engkau aku tawakal, hanya padamu aku kembali, hanya dengan-Mu aku mengadu, hanya pada-Mu aku mohon keadilan. Maka ampunilah apa-apa yang telah aku lalui dan yang belum aku lalui, yang tidak tampak dan yang tampak. Engkaulah Dzat yang terdahulu dan yang terakhir. Tidak ada tuhan yang hak kecuali Engkau”. Dalam sebagian riwayat ditambah dengan, “ Tidak ada dan upaya kecuali hanya dengan pertolongan Allah”. (HR. Bukhori, dan Muskim. Kitab Riyadus Shalihin: 1480).
51. Dari Aisyah radhiallahu 'anha bahwasanya Nabi s.a.w. berdoa dengan kalimat-kalimat ini - yang artinya: Ya Allah, sesungguhnya saya mohon perlindungan kepadaMu daripada fitnah-nya neraka dan siksanya neraka, juga dari keburukannya kekayaan dan kefakiran. Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan shahih. Ini adalah lafaznya Imam Abu Dawud.
52. Dari Syakl bin Humaid ra, katanya: "Saya berkata: "Ya Rasulullah, ajarkanlah kepada saya sesuatu doa!" Beliau s.a.w. bersabda: "Katakanlah - yang artinya: Ya Allah, saya mohon perlindungan kepadaMu daripada keburukan pendengaranku dan dari keburukan penglihatanku dan dari keburukan lidahku dan dari keburukan hatiku serta dari keburukan maniku." Diriwayatkan oleh Imam-imam Abu Dawud dan Tirmidzi dan Tirmidzi mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan.
53. Dari Anas ra, sungguh Rasulullah saw pernah bersabda, “Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari sakit belang, gila, kusta, dan buruknya penyakit”. (HR. Abu Daud, dengan sanad yang shahih. Kitab Riyadus Shalihin: 1484)
54. Dari Abu Hurairah ra, katanya: "Rasulullah s.a.w. mengucapkan - dalam doanya yang artinya: "Ya Allah, sesungguhnya saya mohon perlindungan padaMu daripada kelaparan, sebab sesungguhnya lapar itu adalah seburuk-buruknya teman tidur. Juga saya mohon perlindungan padaMu dari berkhianat, karena sesungguhnya khianat itu adalah seburuk-buruknya sifat yang menjadi ciri seseorang." (HR. Imam Abu Dawud dengan isnad shahih)
55. Dari Ali ra bahwsanya seorang budak mukatab - yaitu seorang hamba sahaya yang dapat menjadi merdeka apabila dapat menebus harga dirinya sendiri kepada tuan yang memilikinya -datang padanya lalu berkata: "Sesungguhnya saya ini tidak kuat untuk membayar harga tebusan diriku ini, maka itu berilah pertolongan kepadaku!" Ali ra berkata: "Tidakkah engkau suka kalau saya ajarkan kepadamu beberapa kalimat yang saya diajari oleh Rasulullah s.a.w., andaikata engkau mempunyai hutang - atau tanggungan - seperti gunung sekalipun, tentu Allah akan menunaikan hutangmu itu? Yaitu, katakanlah: Allahummakfini bihatalika 'an haramika wa aghnini bifadh-lika 'amman siwaka - Ya Allah, cukupkanlah, saya dengan memperoleh apa-apa yang halal daripadaMu untuk tidak sampai melanggar apa-apa yang menjadi keharamanMu dan perkayakanlah diriku dengan memperoleh keutamaan daripadaMu sehingga tidak memerlukan yang selain daripadaMu." Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan.
56. Dari Imran bin al-Hushain radhiallahu 'anhuma bahwasanya Nabi s.a.w. mengajarkan kepada ayahnya yaitu Hushain akan dua kalimat yang dapat digunakan sebagai doa, yaitu - yang artinya: Ya Allah, berikanlah ilham padaku berupa kelapangan jalanku dan lindungilah saya dari kejahatan diriku sendiri. Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dan ia mengatakan bahwa ini adalah Hadis hasan.